6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pegawai Baru

Pekerjaan pertama merupakan fondasi Anda untuk mencapai kesuksesan di berbagai tempat kerja selanjutnya. Dengan begitu, Anda harus senantiasa menjaga hubungan baik dengan rekan kerja dengan menjaga sikap dan cara bekerja di kantor.

Mengutip laman Lifehack.org, Kamis (5/6/2014), pekerjaan pertama juga merupakan penghubung jaringan kerja demi mencapai karir yang diimpikan. Sebagai pegawai yang masih muda, Anda seringkali dituntut untuk belajar bersikap profesional. Hindari berbagai kesalahan yang justru dapat memperburuk karir Anda di masa depan.

Untuk itu, perhatikan enam kesalahan yang biasa dilakukan para pegawai baru:

1. Pura-pura mengerti

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pegawai yang baru pertama kali kerja adalah berpura-pura mengerti. Jika ada yang tidak dipahami saat bekerja, sebaiknya Anda cepat bertanya dan meminta pengarahan.

Malu bertanya justru dapat menyebabkan masalah besar ke depannya. Lagipula banyak orang yang senang menolong pegawai baru.

2. Pura-pura tidak tahu

Tak hanya berlagak paham, banyak juga pegawai baru yang pura-pura tidak memahami banyak hal. Pasalnya, para pegawai tersebut merasa itu dapat meringankan beban kerjanya.

Padahal, jika Anda dapat menyelesaikan berbagai tugas, itu menunjukkan keahlian dan kemampuan kerja pribadi. Bos Anda juga akan terkesan dengan kemampuan tersebut.

3. Mengabaikan karyawan lain

Sebagai orang baru, penting bagi Anda untuk menjaga pergaulan dan tidak menghindari rekan kerja lain. Itu akan membuat beban kerja semakin ringan karena orang lain tidak akan segan-segan membantu Anda.

Sebaliknya, banyak orang yang takut dan malu hingga akhirnya tidak memiliki teman di kantor.

4. Lupa bersikap sopan

Tempat kerja yang berbeda akan menghasilkan budaya dan pergaulan yang sudah pasti tidak sama. Ingat, di tempat baru, Anda senantiasa dituntut untuk terus bersikap sopan pada orang lain.

Bahkan sekadar mengucapkan terima kasih juga merupakan sikap sopan santun yang perlu Anda tunjukkan.

5. Bekerja terlalu keras

Tiba di tempat baru bukan berarti Anda habis-habisan menunjukkan kemampuan pribadi. Jadilah diri Anda sendiri dan bersikaplah sewajarnya.

Bekerja terlalu keras di tempat baru justru akan menunjukkan Anda ingin bersaing dengan rekan kerja di sana. Tuntaskanlah pekerjaan Anda tepat waktu dan dengan benar.

6. Tidak aktif terlibat dalam kegiatan perusahaan

Sebagai karyawan baru, jangan bersikap terlalu pasif. Anda juga dituntut untuk berkontribusi dan aktif dalam beberapa acara kantor.

Berbagai kegiatan dapat membuat Anda dikagumi dan didekati rekan kerja lain.

Credit: Nurseffi Dwi Wahyuni

Sourch by : Liputan6.com, New York

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s